Senin, 10 Maret 2014

karya



Bottom of Form

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

1.1.1Maraknya PemakaianNarkoba

Narkobasudahmenjadihal yang biasadikalanganmasyarakatdimana-mananarkobasudahbiasa di temui.Rumahsakitketergantunganobat Jakarta melporkanbahwadaripenderita yang umumnyaberusia 15 sampai 24 tahun, kebanyakandarimerekamasihaktif di sekolahmenengahpertama, sekolahmenegahdanperguruantinggi, bahkanada pula yang masihduduk di sekolahdasar.Narkobasudahmenjadi universal karnasudahbisa di temukan di manapundansudahbisa di pakaiolehsemuajeniskalanganmasyarakat.
MenurutpenelitianpemakaiNarkobaumumnyaadalahremaja, halinimenunjukkakalauremajapadazamansekarangsangatmudahterpengaruh, PenyalahgunaanNarkobabiasanya di awalidenganpemakaianpertamapadausiasekolahdasaratausekolahmenengahpertama, halinibiasanyadiawalikarenaadanyatawaran, bujukan , dankarenaadanyatekanandariseseorangatautemansebaya,selanjutnyatidaksulituntukmenerimatawaranberikutnyadaripemakaiansekali, kemudianbeberapa kali danakhirnyamenjadiketergantuunganterhadapNarkoba yang di gunakan.

Adiksi, ketergantunganatau pun kecanduantelahmenjadihal yang biasaditemuiketikaseseorangsudahpernahmerasakan yang namanyanarkoba.Padazamansekaranginiangkakejadianataujumlahkasuskecanduanakibatnarkobameningkatdengancepatdalambeberapaderetukur. JumlahpasienRumahSakitKetergantunganObat di Jakarta meningkatenam kali lipatdaritahun 1993 – 1999, kasusnyasepertigununges yang mencuat di ataspermukaanlaut,sedangkanbagianterbesar di bawahnyatidaktampak.Menurut WHO, jikaterdapatsatukasusberartiada 10 kasuslainnya yang belum di temukan.
Setiaphari pun juga di temui di media baikitudaritelevisi,radio, Koran, majalahdan media cetaklainnyaberita-beritatentangbanyaknyapenyalahgunaanakibatNarkoba, baikpemakaiNarkobamaupunpengedarNarkoba yang tertangkap di Indonesia.maraknyapemakaiandanpengedaranNarkoba di Indonesia kemungkinanbesar pun disebabkanolehjalurmasukke Indonesia yang kurangamansehinggamemudahkanparapengedarasingmudahmasukke Indonesia.







BAB 2

KAJIAN TEORI

2.1.Apaitunarkoba

Narkoba(narkotikadanobat/bahanberbahaya) ataunapzaadalahobat/bahan/zat, yang bukantergolongmakanan .jika di minum, di suntik, di telanatau di hirupakanberpengaruhterutamapadakerjaotakdanseringmenyebabkanketergantungan. Akibatnyafungsikerjaotakberubahdemikian pula denganfungsi vital organ tubuh lain.
Narkobaadalahistilahdalampenegakhukumdanmasyarakat, disebutberbahayakarnatidakaman di gunakanolehmanusia,baranginiharus di gunakansesuaidenganketentuanhukum, sedangkannapzaadalahistilahdalamduniakedokteran yang biasanya di gunakansebagaiobat yang dosisnya di aturdalam UU.

2.2. Jenis-JenisNarkoba

1.NARKOTIKA

Narkotikaadalahzatatauobat yang berasaldaritanaman /bukantanamanbaiksintetismaupunsemi yang dapatmenyebabkanpenurunan/perubahankesadaran,menghilangkan/mengurangi rasa nyeri. Narkotikaterbagi 3:
• Narkotikagolongan 1: berpotensitinggimenyebabkanketergantungan. Ex: heroin,kokaindan ganja
• Narkotikagolongan 2: berpotensitinggimenyebabkanketergantungandan di gunakanpadaterapisbgpilihanterakhir. Ex: morfin,petidindanmetadon
• Narkotikagolongan 3:berpotensi ringanmenyebabkanketergantungandanbanyak di gunakandalamterapi. Ex:kodein

2.Psikotropika

Yaituzat/obatbaikalamiah/sintetis yang menyebabkanperubahankhaspadaaktivitas mental danperilaku. Yang terbagi:
• Psikotropikagolongan 1: ketergantungannyaamatkuat. Ex: ekstasi,dan LSD
• Psikotropikagolongan 2: ketergantungannyakuat. Ex:amfetamindansabu
• Psikotropikagolongan 3: ketergantungannyasedang. Ex: pentobarbital
• Psikotropikagolongan 4: ketergantungannyaringan .ex:diazepam


3.ZatPsikoaktif lain

Yaituzat/bahan lain bukannarkotikadanpsikotropika yang berpengaruhpadakerjaotak. Jenisnyaadalah :
• Alcohol, padaminumankeras
• Inhalansia, zatmudahmenguap yang terdapatpadapabrik,dll
• Nikotin,yangterdapatpadatembakau
• Kafein,yangterdapatpada kopi
Penggolongannarkobamenurut WHO berdasarkanpengaruhnyaterhadaptubuhmanusia:
• Opioida,menyebabkannyeridanmenyebabkanmengantuk. Ex:opium,morfin
• Ganja,menyebabkanperasaanriangdanmeningkatkandayakhayal.
• Kokain,meningkatkanaktivitasotak/fungsi organ tubuhlainnya
• Golonganamfetamin,ex:amfetamin,ekstasidansabu
• Alcohol padaminumankeras
• Halusinogen,memberikandayahalusinasi. Ex: LSD
• Sedative danhipnotika,obatpenenangobattidur
• PCP(fensiklidin)
• Solvendaninhalasi,gasuapygdihirup. Ex: tinerdanlem
• Nikotinpadatembakau
• Kafeinpadakopi,berbagaijenisobatpenghilang rasa sakit/nyeridanminuman kola

2.5 AkibatpenyalahgunaanNarkoba
vBagidirisendiri

a.terganggunyafungsiotakdanperkembangan normal remaja
b.intoksikasi(keracunan)
c.overdosis
d.gejalaputuszat
e.kambuhberulang kali
f.gangguanperilaku/mental-sosial
g.gangguankesehatan
h.menurunnyanilai-nilaikehidupanagama,sosialdanbudaya
i.masalahekonomidanhokum

vBagikeluarga

Suasananyamandantentram di keluargaterganggukarnabarang-barangberharga di rumahseringhilang,anakseringberbohong,mencuri,menipu,takbertanggungjawab,hidupsemaunyadan asocial. Orang tua pun akanmenjadimalukarnamemilikiseoranganak yang pecandu,merasabersalahdanmenutupisemuaperbuatananaknya.orangtua pun putusasasebabpengeluaranuangmeingkatkarnaanakharusberulang kali di rawatbahkanmungkinmendekam di penjarasehinggakeluargamenanggungbebansosialdanekonomi.
vBagisekolah

Narkobabisamerusakdisiplindanmotivasipada proses belajarsiswa. Prestasibelajarturundrastis.penyalahgunaannarkobaberkaitandengankenakalandanputussekolahselainitujugaberhubungandengankejahatandanperilaku asocial lain yang mengganggusuasanatertibdanaman, merekajugamenciptakansuasanaacuhtakacuhdantidakmenghormati orang lain, banyak di antaramereka yang menjadipengedar/mencuribarangmilikteman.
vBagimasyarakat,bangsadan Negara
Masyarakat yang rawannarkobatidakmemilikidayatahandankesinambunganpembangunan,Negaramenderitakerugiankarnamasyarakatnyatidakprodutifdankejahatanmeningkat. Mafia perdagangannarkobaselalubeerusahamemasoknarkobakedaerah–daerah yang masyarakatnyamudah/rentanterhadapnarkoba




BAB 3

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Narkoba(narkotikadanobat/bahanberbahaya) ataunapzaadalahobat/bahan/zat, yang bukantergolongmakanan .jika di minum, di suntik, di telanatau di hirupakanberpengaruhterutamapadakerjaotakdanseringmenyebabkanketergantungan. Akibatnyafungsikerjaotakberubahdemikian pula denganfungsi vital organ tubuh lain
Narkotikaterdiriatasnarkotika,psikotropikadanzatpsikoaktiflainnya. Alas an remajamenggunakannarkobaadabermacam-macamKeyakinanaditifKepribadianadiktifKetidakmampuanmenghadapimasalahTidakterpenuhinyakebutuhansosial,emosional, dan spiritual dankurangnyadukungansosial.
Selainitujugabanyakgejala-gejala yang bisa di amatidalamkehidupansehari-hari, gejala-gejalaini pun jugaberbeda-bedatergantungdarijenisnarkotikaapa yang kitagunakan,tapipadadasarnyadenganmenggunakannarkotikainikitabisakehilangankesadarandalamtingkat yang berbeda-beda.
Akibatdaripenggunaannarkobainisangatbanyak,halinibisaberdampakburukbaikbagidirisendiri,keluarga,sekolah, masyarakat,bangsadan Negara, jikahaliniterustidakterkontrolmakabangsakita lama-kelamaanakanmenjadibangsa yang hancurdantidakpunyamasadepan
Penanggulangandanpencegahannarkobaini pun jugabisa di lakukandnganberbgaicarayaitudenganmelakukantindakanrepresif, yaitudenganmelakukanpenyuluhan, seminar, nasihatddandengaanmelakukantindankanrepresifyaitudenganmelakukanrehabilitasidanterapi-terapibagiparapecandunarkoba agar marekabisasedar


3.2 Saran

Narkobaituadalahsalahatupenyebabkehancuranbangsaolehsebabitumarilahkitalebihsadardanlebihtanggapakanbahayanyanarkoba, sebagairemjahendaknyakitabisalebihberhati-hati agar kitatidakterpengaruholehbahayaakannarkoba yang ada di sekitarkita. Kitapunjugaharus tau apasajadampaknarkobaituterhadapdarikitasendiri, keluarga, dansekolahjugalingkungansekitarkita agar masadepanbangsainimenjadilebihbaik di masadepan.

3.3 Daftarpustaka

Lydia harlinamartonodansatya joewana,2002, Pencegahandanpenanggulanganpenyalahgunaannarkobaberbasissekolah,Jakarta,Balaipustaka
Lydia harlinamartonodansatya joewana,2008,membantu pemulihanpecandunarkobadankeluarganya,Jakarta,Balipustaka
Wikipedia Dan internet


Selasa, 04 Maret 2014

E-Business

E-Marketing

Pemasaran adalah proses manajemen yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, mengantisipasi dan memuaskan pelanggan. Jika diperhatikan kembali marketing itu sebuah tanggung jawab yang nantinya harus memuaskan kebutuhan pelanggan dan ingat yang paling penting yaitu bagaimana marketing mampu menguntungkan pelanggan itu sendiri. Dan E-Markting tersebut hanyalah sebuah tools yang membantu untuk melakukan semua definisi dari marketing itu sendiri.

Terdapat pertanyaan besar yang nantinya akan muncul tentang E-Marketing. Bagaimana E-Marketing mampu mendukung marketing itu sendiri? Jika dilihat dari cara, terdapat beberapa cara yaitu :
  • Identifying, dapat membaca tingkah laku dari pelanggan itu sendiri, misal menggunakan pooling yang kita sediakan.
  • Anticipating, dapat memprediksikan barang yang diinginkan.
  • Satisfying, dapat menawarkan lebih awal
  • Profitably, bagaimana nantinya profit yang didapat bersifat sama - sama untung dari sisi pelanggan atau perusahaan tersebut
Membedakan Antara E-Marketing dan E-Business
  • E-Business memiliki beberapa tingkatan yang tidak rata dengan E-Marketing. Dari diskusi tentang konsep pemasaran di atas kita dapat menolak hal ini karena keduanya E-Marketing dan E-Business topik yang luas.
  • E-Business secara luas setara dengan E-Business. Ini mungkin lebih realistis, dan bahkan beberapa pemasar akan mempertimbangkan E-Business dan E-Marketing untuk menjadi persamaan.
  • E-Marketing adalah bagian dari E-Business. Hal ini dapat dikatakan bahwa ini adalah yang paling realistis karena E-Marketing pada dasarnya adalah berorientasi pelanggan dan memiliki kurang penekanan pada rantai pasokan dan kegiatan pengadaan dibandingkan dengan E-Business.

Senin, 09 Juli 2012

Konsep dasar perilaku organisasi

  • 1. PERILAKU ORGANISASI By : Rahmah Wati M, S.Pd STMIK HIMSYA 2011
  • 2. Konsep Dasar Perilaku Organisasi Definisi Perilaku Organisasi Kerangka Dasar Konsep PO Perbedaan ilmu perilaku dg ilmu lainnya Ruang Lingkup Kajian PO
  • 3. Definisi Perilaku OrganisasiPERILAKU sebuah tindakan yang konkret yang ada pada diri manusia berupa sebuah tanggapan dan reaksi dari manusia tersebut yang berbentuk atau yang terwujud dari individu berupa suatu sikap dari anggota badan ataupun berupa ucapan secara spontan tanpa direncanakan atau dipikirkan dan tanpa paksaan.ORGANISASI suatu wadah yang didalamnya terdapat dua atau lebih individu yang berinteraksi satu samalain mempunyai konsep yang sama, pemikiran yang sama karena mempunyai tujuan yang sama pula
  • 4. PERILAKU ORGANISASIsuatu studi yang mempelajari tingkah laku manusia dimulai dari tingkah laku secara individu, kelompok dan tingkah laku ketika berorganisasi, serta pengaruh perilaku individu terhadap kegiatan organisasi dimana mereka melakukan atau bergabung dalam organisasi tersebut.Tujuannya memperlancar upaya pencapaian tujuan organisasi dan Perilaku Organisasi dapat memainkan peranan penting dalam perkembangan organisasi dan keberhasilan kerja.
  • 5. Kerangka Dasar POTerletak pada dua komponen yaitu1. Individu-individu yang berperilaku, baik itu perilaku secara individu, perilaku kelompok, dan perilaku organisasi.2. Komponen yang kedua adalah organisasi formal sebagai wadah dari perilaku itu. Yaitu sebagai sarana bagi ndividu dalam bermasyarakat ditandai dengan keterlibatannya pada suatu organisasi. Dan, menjalankan perannya dalam organisasi tersebut.
  • 6. Perbedaan PO dg ilmu lainnya1. PO dengan Psikologi Industri Keduanya berfokus pada penjelasan tentang perilaku manusia dalam organisasi Psikologi Industri berangkat dari psikologi, sementara Perilaku Organisasi bersifat multidisiplin. Perbedaan pada basis keilmuan dan lingkup kajian
  • 7. 2. PO dengan MSDM Perilaku organisasi dianggap lebih mendasar (teoritis; berdasar pada konsep) Manajemen sumber daya manusia lebih terapan dengan fokus pada teknik pengelolaan sumber daya manusia.Perbedaan : pendekatan yang digunakan
  • 8. 3. PO dengan Teori Organisasi Perilaku organisasi mempelajari perilaku individu / kelompok dalam organisasi dan aplikasinya (analisis Mikro). Teori organisasi mempelajari struktur, proses dan performansi organisasi (analisis Makro) Perbedaan : pada unit analisis dan objek kajian.
  • 9. Ruang Lingkup Kajian POMODEL 3 LEVEL (S.P. ROBIN)Mempelajari perilaku manusia dalam organisasi melalui tiga tingkatan analisis. Tingkatan Individu : karakteristik bawaan individu dalam organisasi. Tingkatan Kelompok : dinamika perilaku kelompok dan faktor-faktor determinannya Tingkatan Organisasi : faktor-faktor organizational yang mempengaruhi perilaku.

Jaringan Komputer